Review PUBG: BATTLEGROUNDS: Pionir Battle Royale Yang Sangat Populer
|
| PUBG: BATTLEGROUNDS DeviantArt |
PUBG: BATTLEGROUNDS sering disebut sebagai fondasi modern dari genre battle royale. Walaupun banyak game baru menggunakan formula lebih cepat dan berbasis kemampuan (ability-based), PUBG bertahan dengan pendekatan realistis, tempo permainan lebih lambat, dan tekanan survival yang konstan. Artikel ini menilai PUBG dari sudut pandang 2025, apakah ia masih menjadi game kompetitif dan relevan, atau mulai tertinggal secara desain dan teknologi?
Informasi Teknis & Identitas
- Pengembang: Krafton Inc.
- Genre: Tactical Battle Royale / Shooter Realistis
- Platform: PC, PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S
- Model bisnis: Free-to-Play
- Mode: Solo, Duo, Squad (FPP/TPP)
- Fokus review: Versi PC dan pengalaman kompetitif 2025
Gameplay & Mekanik Utama
PUBG menekankan tiga fondasi: realisme, ketegangan, dan keputusan taktis.
Gunplay & Balistik
Salah satu kekuatan utama PUBG adalah balistik peluru yang realistis: bullet drop, recoil liar, waktu tempuh peluru, serta kebutuhan untuk melakukan tracking jarak jauh. Pertempuran di sini tidak memaafkan: dua atau tiga peluru tepat sasaran sudah cukup untuk meruntuhkan musuh.
Tempo Pertandingan
Dibandingkan game battle royale cepat seperti Apex atau Warzone, PUBG tetap mempertahankan tempo lambat: rotasi harus hati-hati, suara langkah sangat menentukan, dan keputusan positioning lebih penting daripada agresi semata.
Peta & Variasi Situasi
Peta-peta ikonik seperti Erangel, Miramar, Taego, dan Vikendi memberi pengalaman unik. Erangel menuntut membaca suara dan cover, Miramar menuntut sniper, sedangkan Taego dan Vikendi menawarkan variasi mid-range intens.
Looting & Survival
PUBG masih menjadi game yang menuntut kecepatan looting sekaligus kecermatan, kesalahan memilih senjata karakternya terasa besar. Peran utilitas seperti smoke, nade, dan molotov juga menjadi elemen penting dalam setiap duel.
Atmosfer, Worldbuilding, & Identitas
PUBG tidak mengandalkan narasi, tetapi atmosfer. Sunyi, tegang, dan brutal. Suara langkah di rumah kayu, dentuman AK dari kejauhan, dan helikopter supply crate menambah rasa paranoid yang menjadi identitas game ini. Setiap area terasa seperti panggung taktis: kota padat, ladang terbuka, hutan gelap, hingga tebing berbatu.
Visual, Audio & Desain Artistik
PUBG telah mendapatkan banyak pembaruan grafis selama bertahun-tahun, tetapi tetap berada di posisi “cukup realistis namun tidak terlalu modern”.
- Grafis: Model senjata dan efek pencahayaan memadai, namun beberapa tekstur dan animasi masih terasa “game 2018 yang di-upgrade”.
- Audio: Inilah senjata utama PUBG, arah suara sangat presisi, dan kualitas soundscape membuat ketegangan meningkat drastis.
- UI/UX: Menu sudah jauh lebih modern, tetapi inventory dalam match masih terasa berat untuk pemain baru.
Performa & Optimisasi di PC
PUBG dikenal cukup berat, tetapi kini stabil di hardware modern. Masalah seperti stutter saat initial loading dan drop FPS kadang masih terjadi di peta tertentu atau pada area urban padat.
- CPU heavy: PUBG menggantungkan banyak kalkulasi fisika dan suara pada CPU.
- FPS kompetitif: Pemain eSports sering menurunkan grafis drastis demi 144–240 FPS stabil.
- Optimisasi: Lebih baik dibanding masa awal, tetapi belum menyentuh level engine modern seperti Unreal Engine terbaru.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- Gunplay realistis dan sangat memuaskan.
- Atmosfer tegang yang tidak dimiliki battle royale lain.
- Peta besar dan bervariasi, cocok untuk strategi berbeda.
- Permainan taktis, posisi dan keputusan lebih penting dari reflex semata.
- Audio directional terbaik di genre battle royale.
Kekurangan
- Masih terasa berat dan tidak stabil di PC mid-range lama.
- Learning curve tinggi, tidak ramah pemain baru.
- Movement kurang fluid dibanding battle royale modern.
- Terkadang pacing terlalu lambat dan “kosong” bagi pemain agresif.
- Banyak cheater di server tertentu jika sistem anti-cheat sedang bermasalah.
Verdict / Penilaian Akhir
PUBG: BATTLEGROUNDS tetap menjadi game battle royale paling taktis dan realistis di pasaran. Meski kompetitor menawarkan mobilitas lebih cepat atau visual lebih mencolok, PUBG memenangkan aspek yang tidak bisa ditiru: tensi, realisme, dan rasa puas ketika menang karena keputusan matang, bukan semata kecepatan tangan.
Rekomendasi singkat:
- Cocok untuk: Pemain yang menyukai realism, strategi, dan pengalaman BR yang serius.
- Tidak cocok untuk: Mereka yang mencari gameplay cepat, mobile, atau penuh kemampuan super.
Komentar
Posting Komentar